Selasa, April 22

JUBEL BLOG: OBAT HIV

JUBEL BLOG: OBAT HIV

OBAT HIV




WANAAAAAPusat Studi Perlebahan Lembaga Penyakit Tropis Universitas Airlangga (LPT Unair), Surabaya sedang melakukan uji klinis terhadap manfaat propolis lebah bagi kesembuhan pasien HIV/AIDS. 
Penelitian ini terinspirasi dari uji coba bee venom atau racun lebah di Amerika yang berhasil menyembuhkan seorang gadis sembilan tahun. Ketua Pusat Studi Perlebahan LPT Unair James Hutagalung mengatakan, kelompok studinya juga melakukan hal serupa.
Namun, James dan timnya melakukan uji coba terhadap pasien HIV/AIDS dengan menggabungkan terapi propolis atau air liur dan racun lebah. Riset dengan racun lebah banyak dilakukan di luar negeri. Namun baru pertama kali di Indonesia. 
Racun dari lebah ternyata mampu menembus dinding sel virus. Ia tidak menghancurkan tapi menembus sehingga virusnya mengecil dan bersifat saling membunuh dan lama-kelamaan hilang.
James dan rekannya melakukan uji coba klinis terhadap seorang pasien laki-laki dewasa penderita HIV/AIDS. Pasien ini datang ke LPT Unair dalam keadaan sudah koma selama tiga-empat pekan.  
Dalam tiga pekan pemberian propolis, terjadi perubahan pada pasien. Hasilnya cukup mengejutkan, pasien yang telah koma ini sadar dan mampu membuka mata.
Selama terapi, pasien diberi propolis dosis 500 miligram tiga kali sehari. Tablet propolis yang sudah dihancurkan dimasukkan dalam cairan infus pada pagi, siang dan sore hari.
Selain propolis, pasien juga diterapi dengan sengat lebah satu pekan sekali. Pasien menerima dua sengat lebah sekali terapi, di kiri dan kanan leher belakang.
"Bahan aktif yang berperan penting dalam proses penghancuran sel itu disebut melitin yang ada di dalam bee venom. Sedangkan di dalam propolis ada tujuh bahan aktif, salah satunya adalah flavonoid," ujar James, Selasa (28/5).
Propolis berada di dalam rumah lebah. Warnanya kehitaman. Propolis adalah campuran dari nektar dan air liur lebah. Propolis yang dikumpulkan berasal dari jenis lebah dari Eropa,  Apis Mellifera.
Propolis yang telah dikumpulkan, diambil ekstraknya dengan cara maserasi. Perbandingannya, satu kilogram propolis dicampur dengan lima liter ethanol. Kemudian dikocok selama dua pekan. Proses tersebut dinamakan maserasi.
Setelah dimaserasi, campuran propolis tersebut dikeringkan dengan alat rotavapor atau alat penguapan. Dari proses ini tertinggal kristal-kristal propolis atau ekstraknya. Ekstrak inilah yang diberikan pada pasien. Ekstrak ini sudah bisa dimanfaatkan karena dibuat dalam bentuk tablet.
"Pemberian obat alami atau natural medicine ini dilakukan secara simultan dengan obat antiretroviral," kata James.
Terapi ini diberikan selama jangka waktu tiga bulan atas persetujuan dari keluarga pasien. James berharap dalam tiga bulan ke depan hasilnya maksimal. Artinya, pasien dapat sehat kembali.







HIV/AIDS, Tuberculosis & Malaria

NTD control is also important for success in fighting other important diseases – notably HIV/AIDs, tuberculosis and malaria.  In Africa, there are high rates of co-infection among NTDs and HIV/AIDs, tuberculosis and malaria, demonstrating an increased need for more research to unlock the links between these diseases, as well as a number of opportunities for treating comprehensive programming to treat these diseases simultaneously.
NTDs weaken the immune system, making it more likely for an individual to contract other diseases and less likely that they will be able to fight them.  Women with female genital schistosomiasis (FGS) have three times the chance of contracting HIV than those women without it; in Africa, at least 16 million women may be infected with FGS.  Additionally, the presence of soil-transmitted helminthes (ascariasis, trichuriasis and hookworm) is a risk factor for the development of active pulmonary tuberculosis. Hookworm and malaria both cause anemia, which leads to increased morbidity and mortality for those who are co-infected, particularly women and children.
In some cases, NTDs can also reduce the efficiency of treatment and prevention of other diseases.  Soil-transmitted helminthes have shown to reduce the effectiveness of tuberculosis treatment as well as reducing the effectiveness of the BCG vaccine – which prevents tuberculosis.  Those with HIV and soil-transmitted helminthes may also have a lower response to T-cell treatments. There may be links between NTDs and the efficacy of other vaccines, though more research is needed.
The high level of co-infection means that there are opportunities for integrated treatment programs.  The average cost of NTD medication - approximately $0.50 annually - means that it can easily and cheaply be integrated into treatment programs for other diseases, ensuring that they are as effective as possible.  Other disease prevention methods, such as mosquito control, will have positive impacts on the reduction of both malaria and lymphatic filariasis in areas like Africa, where the diseases are co-endemic.







Minggu, September 11


Pilih Bidan Atau Dokter Kandungan Aja Yaa...

08/07/2008 | Baca : 1592 | Komentar : 0
Kehamilan merupakan sebuah anugerah bagi seorang ibu. Namun, kebanyakan ibu hamil kurang mempunyai referensi tentang dokter kandungan. Manakah yang dapat memberikan pelayanan terbaik, bidan atau dokter kandungan? 
Sebagai pengalaman pertama dalam kehamilan, umumnya seorang ibu tidak tahu harus ke mana untuk memeriksakan kehamilannya. Atau bagi ibu yang pernah melahirkan, tetapi ingin memilih bidan atau dokter yang lain, mereka seringkali sulit menentukan atau mendapatkan pendamping kehamilan yang baik.
Memilih bidan atau dokter kandungan dalam membantu sebuah persalinan memang seringkali membingungkan. Sebagian ibu hamil merasa tidak tahu dan bahkan tidak yakin apakah bidan atau dokter kandungan yang didatanginya adalah pilihan yang terbaik, meskipun kelahiran yang ditolong oleh bidan maupun dokter kandungan akan memberikan hasil yang sama.
Bidan biasanya membantu sebuah persalinan yang normal. Bidan juga seringkali mendampingi pasiennya sebelum, selama, maupun sesudah proses kelahiran, baik di rumah sakit maupun hanya di rumah saja. Jadi, keberadaan bidan sangat dibutuhkan, khususnya untuk merawat dan menangani segala kebutuhan pasien.  
Peran dokter kandungan sangat dibutuhkan jika selama kehamilan timbul masalah atau jika sang ibu mempunyai riwayat kesehatan yang berisiko untuk kehamilan. Contoh kelahiran yang bermasalah yaitu jika sang ibu memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, epilepsi, atau adanya tanda - tanda bermasalah lainnya. Risiko tersebut dapat menyebabkan kematian pada bayi, ibu, atau bahkan keduanya. Kelahiran berisiko seperti itulah yang harus ditangani oleh dokter kandungan.
Setiap pasien mempunyai tingkat kepuasan yang berbeda dengan menggunakan bantuan bidan maupun dokter kandungan. Namun, apa pun yang dilakukan oleh seorang bidan maupun dokter kandungan sudah ada standar kerja yang baku. Lepas dari semua itu, yang terpenting adalah rasa nyaman sang ibu. Jika ibu merasa nyaman dengan bidan atau dokter kandungan yang memeriksanya, dia pasti akan melahirkan buah hatinya dengan tenang karena sebuah proses kelahiran menuntut rasa percaya diri dan ketenangan yang tinggi dari sang ibu
Details

Hamil, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

08/07/2008 | Baca : 1889 | Komentar : 0 Hamil, tidak, hamil, tidak? begitulah keragu-raguan yang selalu muncul di benak Anda sebagai wanita. Entah diharapkan atau tidak, gejala awal kehamilan selalu sulit untuk diketahui dengan pasti. Bagaimanakah sebenarnya tanda - tanda dan proses kehamilan? Semua akan dibahas berikut ini.
Perkiraan bahwa kehamilan sudah terjadi, baru muncul bila pada bulan ini Anda tidak mendapat haid. Namun, sampai enam hari terlambat haid biasanya belum dapat menggambarkan apakah Anda benar-benar hamil. Haid memang tidak selamanya tepat waktu. Jadi, ia bisa saja datang terlambat tanpa adanya kehamilan.
Tes-tes kehamilan (yang mudah Anda dapatkan di apotik) mendeteksi hormon yang diproduksi bila terjadi kehamilan. Hormon ini masih rendah kadarnya di tahap awal kehamilan dan akan meningkat seiring dengan waktu. Karena itu, walaupun produk-produk tersebut selalu membanggakan sensitivitasnya, hasil yang lebih pasti tentu didapat bila kehamilan sudah berlangsung lebih lama. Bila hasil tes kehamilan masih negatif dan haid belum juga datang, cobalah ulang seminggu kemudian.
Kalau menduga bahwa diri Anda hamil, pastikan dengan mengunjungi dokter atau bidan terdekat. Ingatlah tanggal hari pertama haid terakhir Anda (HPHT). Dengan pedoman tanggal ini, dokter akan memperkirakan usia kehamilan dan kapan perkiraan saat melahirkan nanti.
Tanda-tanda kehamilan juga dapat dilihat dari perubahan fisik. Di antara beberapa gejala umum yang sering ditemui adalah sebagai berikut:
  1. Payudara terasa membesar, lebih berisi, kenyal serta lembut.
  2. Kira-kira 10 hari setelah terlambat haid atau minggu ke-6, benjolan-benjolan kecil pada payudara, yang disebut kelenjar Montgomery, akan muncul pada daerah dekat puting yang berwarna agak gelap (areola).
  3. Pembuluh-pembuluh darah di payudara juga akan lebih tampak dari biasanya.
  4. Pada minggu-minggu pertama kehamilan, Anda juga akan lebih sering buang air kecil, bukan hanya pada siang hari tapi juga malam hari.
  5. Lebih cepat lelah dan kadang-kadang disertai pusing kepala.
  6. Mual dan muntah cukup sering terjadi. Gejala ini biasa disebut sebagai "morning sickness" dan umumnya muncul pada bulan kedua kehamilan. Walaupun namanya "morning sickness", gejalanya terjadi bukan hanya pagi hari tapi boleh jadi sepanjang hari.
  7. Terjadi gerakan-gerakan pada bayi, yang dikenal dengan istilah "feeling life". Keadaan ini mulai terjadi antara bulan keempat dan kelima kehamilan
  8. Pada bulan-bulan terakhir kehamilan, pembesaran perut semakin terlihat nyata.

Katarak

20/07/2011 | Baca : 928 | Komentar : 0 Mata adalah sensor tubuh yang mendeteksi cahaya. Bagian-bagian pada organ mata, bekerja sama menghantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk dapat dicerna oleh sistem saraf.

Meski merupakan orang yang rentan mengalami gangguan, sebenarnya mata terdesain sangat aman dan terlindungi. Mata terletak dalam cekungan pada tulang tengkorak. Kelopak melindungimata di bagian depan. Bulu mata menangkap banyak partikel, yang bisa masuk ke mata. Secaraotomatis, mata mengedip rata-rata tiap 6 detik, sehingga kotoran di mata tercuci oleh air mata. Sebagai perlindungan lebih jauh, kelopak mata secara otomatis menutup, saat ada benda mendekat kea rah mata.

Katarak, sebagai penyakit mata yang banyak menyerang manusia pada usia di atas 65 tahun dengan terlihat dari gejala penglihatan yang berkabut, silau, bila dilihat dengan bantuan cahaya pada pupil akan terlihat keruh. Gangguan mata yang banyak terjadi di Indonesia ini disebabkan oleh banyak faktor antara lain, karena regenerative atau faktor usia, terganggunya metabolism tubuh akibat penyakit berkepanjangan, bawaan lahir atau bahkan keracunan. Walaupun masih dapat diobati, namun katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia.

Pada awal serangan, penderita katarak merasa gatal-gatal pada mata, air matanya mudah keluar, pada malam hari penglihatan terganggu, dan tidak bisa menahan silau sinar matahari atau sinar lampu. Selanjutnya penderita akan melihat selaput seperti awan di depan penglihatannya. Awan yang menutupi lensa mata tersebut akhirnya semakin merapat dan menutup seluruh bagian mata. Bila sudah sampai tahap ini, penderita akan kehilangan penglihatannya.

Katarak dibagi memjadi beberapa jenis yaitu:

Katarak Senilis (Ketuaan), yaitu katarak yang timbul setelah umur 40 tahun, proses pasti belum diketahui, diduga karena ketuaan.

Katarak Kongenital, yaitu katarak yang timbul sejak dalam kandungan atau timbul setelah dilahirkan, umumnya disebabkan karena adanya infeksi, dan kelainan metabolisme pada saat pembentukan janin. Katarak Kongenital yang sering timbul karena infeksi saat ibu mengandung, terutama pada kehamilan 3 bulan pertama.

Katarak Traumatika, yaitu katarak yang dapat menyerang semua umur, biasanya karena pasca trauma baik tajam maupun tumpul pada mata terutama mengenai lensa.

Katarak Komplikata, adalah katarak yang timbul pasca infeksi mata. Katarak berkembang lambat namun potensial menjadi kebutaan jika tidak segera diobati. Penderita tidak menyadari gejala gangguan katarak, karena prosesnya yang berlangsung berangsur-angsur sampai daya penglihatan baru terasa pengaruhnya setelah katarak ini berkembang sekitar 3-5 tahun. Maka dari itu, penderita biasanya baru menyadari setelah memasuki stadium kritis. Satu-satunya pengobatan adalah melalui pembedahan, yaitu pengambilan lensa keruh.

Penggantian lensa ada dua cara yaitu:

1. Penderita setelah dioperasi diberi kacamata atau lensa kontak positif kurang lebih 10 dioptri.
2. Penderita dipasang lensa tanam bersamaan waktu dilakukan operasi, keuntungannya adalah penderita setelah operasi penderita langsung dapat melihat jelas, tidak perlu memakai kacamata sangat tebal, lapang pandang penderita tetap luas dan distorsi sinar dapat dihilangkan.

Waspada Ancaman Kolesterol Jahat

20/07/2011 | Baca : 1063 | Komentar : 1 Kolesterol adalah lemak yang terdapat dalam aliran darah atau berada dalam sel tubuh, yang sebenarnya dibutuhkan untuk pembentukan dinding sel dan sebagai bahan baku beberapa hormon, namun apabila kadar kolesterol dalam darah berlebihan, akan mengakibatkan penyakit jantung koroner dan stroke.

Kolesterol ini sebenarnya dibentuk secara alami oleh tubuh manusia, dan di luar itu selebihnya dapat diperoleh dari makanan hewani, seperti daging, unggas, ikan, margarine, keju dan susu. Makanan yang berasal dari tumbuhan yang menghasilkan lemak nabati tidak mengandung kolesterol, seperti buah-buahan, sayuran, dan beberapa biji-bijian.

Jenis Kolesterol
Kolesterol LDl atau Lemak “ Jahat”
Lemak ini bisa tertimbun pada dinding dalam pembuluh darah yang mensuplai makanan ke jantung dan otak. Timbunan yang makin tebal dan mengeras akan menyumbat aliran darah.

• Kolesterol HDL atau LEmak “ Baik”
Lemak ini dapat membersihakn dan mnegangkut timbunan lemak dari dinding pembuluh darah ke hati. Kolesterol HDL yang ideal harus lebih tinggi dari pria karena hormon estrogen wanita menaikkan HDL. Sedangkan penyebab kolesterol HDL rendah adalah kurang gerak badan, terlalu gemuk, serta kebiasaan merokok.

• Kolesterol Lp(a)
Kolesterol Lp(a) adalah suatu variasi dari kolesterol LDL. Lp(a) yang tinggi berbahaya bagi jantung. Penyebab peningkatan Lp(a) belum jelas, mungkin berkaitan dengan faktor genetik.

• Trigliserida
Trigliserida merupakan lemak lain yang bisa berasal dari makanan ataupun dibentuk sendiri oleh tubuh. Punya trigliserida yang tinggi sering diikuti juga oleh kolesterol total dan LDL yang tinggi, serta kolesterol HDL yang rendah. Orang yang sakit jantung, diabetes, atau obesitas, biasanya mempunyai kadar trigliserida yang tinggi.

Hiperkolesterolemia
Merupakan kadar kolesterol berlebih di dalam pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang lebih lanjut meakibatkan penyakit jantung koroner. Penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun, dan untuk itu lakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala dan berkonsultasi dengan dokter.

Faktor penyebab tingginya kadar kolesterol adalah pola hidup yang tak sehat

Jumat, Maret 25

Obat sembelit

OBAT SEMBELIT

Sembelit (Konstipasi) adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan buang air besar atau jarang buang air besar.
Konstipasi akut dimulai secara tiba-tiba dan tampak dengan jelas.
Konstipasi menahun (kronik), kapan mulainya tidak jelas dan menetap selama beberapa bulan atau tahun.
Jika konstipasi disebabkan oleh suatu penyakit, maka penyakitnya harus diobati.
Jika tidak ditemukan penyakit lain sebagai penyebabnya, pencegahan dan pengobatan terbaik untuk konstipasi adalah gabungan dari olah raga, makanan kaya serat dan penggunaan obat-obatan yang sesuai untuk sementara waktu.
Sayur-sayuran, buah-buahan dan gandum merupakan sumber serat yang baik.
Supaya bisa bekerja dengan baik, serat harus dikonsumsi bersamaan dengan sejumlah besar cairan.
OBAT-OBAT PENCAHAR
Banyak orang menggunakan obat pencahar (laksatif) untuk menghilangkan konstipasi.
Beberapa obat aman digunakan dalam jangka waktu lama, obat lainnya hanya boleh digunakan sesekali.
Beberapa obat digunakan untuk mencegah konstipasi, obat lainnya digunakan untuk mengobati konstipasi.
Golongan obat-obat pencahar yang biasa digunakan adalah:
  1. Bulking Agents
  2. Pelunak Tinja
  3. Minyak Mineral
  4. Bahan-bahan Osmotik
  5. Pencahar Perangsang.
  1. Bulking Agents. Bulking agents (gandum, psilium, kalsium polikarbofil dan metilselulosa) bisa menambahkan serat pada tinja.
    Penambahan serat ini akan merangsang kontraksi alami usus dan tinja yang berserat lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan.
    Bulking agents bekerja perlahan dan merupakan obat yang paling aman untuk merangsang buang air besar yang teratur.
    Pada mulanya diberikan dalam jumlah kecil.
    Dosisnya ditingkatkan secara bertahap, sampai dicapai keteraturan dalam buang air besar.
    Orang yang menggunakan bahan-bahan ini harus selalu minum banyak cairan.
  2. Pelunak Tinja. Dokusat akan meningkatkan jumlah air yang dapat diserap oleh tinja.
    Sebenarnya bahan ini adalah detergen yang menurunkan tegangan permukaan dari tinja, sehingga memungkinkan air menembus tinja dengan mudah dan menjadikannya lebih lunak.
    Peningkatan jumlah serat akan merangsang kontraksi alami dari usus besar dan membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tubuh.
  3. Minyak Mineral. Minyak mineral akan melunakkan tinja dan memudahkannya keluar dari tubuh.
    Tetapi bahan ini akan menurunkan penyerapan dari vitamin yang larut dalam lemak. Dan jika seseorang yang dalam keadaan lemah menghirup minyak mineral secara tidak sengaja, bisa terjadi iritasi yang serius pada jaringan paru-paru.
    Selain itu, minyak mineral juga bisa merembes dari rektum.
  4. Bahan Osmotik. Bahan-bahan osmotik mendorong sejumlah besar air ke dalam usus besar, sehingga tinja menjadi lunak dan mudah dilepaskan.
    Cairan yang berlebihan juga meregangkan dinding usus besar dan merangsang kontraksi.
    Pencahar ini mengandung garam-garam (fosfat, sulfat dan magnesium) atau gula (laktulosa dan sorbitol).
    Beberapa bahan osmotik mengandung natrium, menyebabkan retensi (penahanan) cairan pada penderita penyakit ginjal atau gagal jantung, terutama jika diberikan dalam jumlah besar.
    Bahan osmotik yang mengandung magnesium dan fosfat sebagian diserap ke dalam aliran darah dan berbahaya untuk penderita gagal ginjal.
    Pencahar ini pada umumnya bekerja dalam 3 jam dan lebih baik digunakan sebagai pengobatan daripada untuk pencegahan.
    Bahan ini juga digunakan untuk mengosongkan usus sebelum pemeriksaan rontgen pada saluran pencernaan dan sebelum kolonoskopi.
  5. Pencahar Perangsang. Pencahar perangsang secara langsung merangsang dinding usus besar untuk berkontraksi dan mengeluarkan isinya.
    Obat ini mengandung substansi yang dapat mengiritasi seperti senna, kaskara, fenolftalein, bisakodil atau minyak kastor.
    Obat ini bekerja setelah 6-8 jam dan menghasilkan tinja setengah padat, tapi sering menyebabkan kram perut.
    Dalam bentuk supositoria (obat yang dimasukkan melalui lubang dubur), akan bekerja setelah 15-60 menit.
    Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada usus besar, juga seseorang bisa menjadi tergantung pada obat ini sehingga usus menjadi malas berkontraksi (Lazy Bowel Syndromes).
    Pencahar ini sering digunakan untuk mengosongkan usus besar sebelum proses diagnostik dan untuk mencegah atau mengobati konstipasi yang disebabkan karena obat yang memperlambat kontraksi usus besar (misalnya narkotik).
Untuk pemilihan golongan obat pencernaan ini yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.