Minggu, September 11

Waspada Ancaman Kolesterol Jahat

20/07/2011 | Baca : 1063 | Komentar : 1 Kolesterol adalah lemak yang terdapat dalam aliran darah atau berada dalam sel tubuh, yang sebenarnya dibutuhkan untuk pembentukan dinding sel dan sebagai bahan baku beberapa hormon, namun apabila kadar kolesterol dalam darah berlebihan, akan mengakibatkan penyakit jantung koroner dan stroke.

Kolesterol ini sebenarnya dibentuk secara alami oleh tubuh manusia, dan di luar itu selebihnya dapat diperoleh dari makanan hewani, seperti daging, unggas, ikan, margarine, keju dan susu. Makanan yang berasal dari tumbuhan yang menghasilkan lemak nabati tidak mengandung kolesterol, seperti buah-buahan, sayuran, dan beberapa biji-bijian.

Jenis Kolesterol
Kolesterol LDl atau Lemak “ Jahat”
Lemak ini bisa tertimbun pada dinding dalam pembuluh darah yang mensuplai makanan ke jantung dan otak. Timbunan yang makin tebal dan mengeras akan menyumbat aliran darah.

• Kolesterol HDL atau LEmak “ Baik”
Lemak ini dapat membersihakn dan mnegangkut timbunan lemak dari dinding pembuluh darah ke hati. Kolesterol HDL yang ideal harus lebih tinggi dari pria karena hormon estrogen wanita menaikkan HDL. Sedangkan penyebab kolesterol HDL rendah adalah kurang gerak badan, terlalu gemuk, serta kebiasaan merokok.

• Kolesterol Lp(a)
Kolesterol Lp(a) adalah suatu variasi dari kolesterol LDL. Lp(a) yang tinggi berbahaya bagi jantung. Penyebab peningkatan Lp(a) belum jelas, mungkin berkaitan dengan faktor genetik.

• Trigliserida
Trigliserida merupakan lemak lain yang bisa berasal dari makanan ataupun dibentuk sendiri oleh tubuh. Punya trigliserida yang tinggi sering diikuti juga oleh kolesterol total dan LDL yang tinggi, serta kolesterol HDL yang rendah. Orang yang sakit jantung, diabetes, atau obesitas, biasanya mempunyai kadar trigliserida yang tinggi.

Hiperkolesterolemia
Merupakan kadar kolesterol berlebih di dalam pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang lebih lanjut meakibatkan penyakit jantung koroner. Penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun, dan untuk itu lakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala dan berkonsultasi dengan dokter.

Faktor penyebab tingginya kadar kolesterol adalah pola hidup yang tak sehat

Jumat, Maret 25

Obat sembelit

OBAT SEMBELIT

Sembelit (Konstipasi) adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan buang air besar atau jarang buang air besar.
Konstipasi akut dimulai secara tiba-tiba dan tampak dengan jelas.
Konstipasi menahun (kronik), kapan mulainya tidak jelas dan menetap selama beberapa bulan atau tahun.
Jika konstipasi disebabkan oleh suatu penyakit, maka penyakitnya harus diobati.
Jika tidak ditemukan penyakit lain sebagai penyebabnya, pencegahan dan pengobatan terbaik untuk konstipasi adalah gabungan dari olah raga, makanan kaya serat dan penggunaan obat-obatan yang sesuai untuk sementara waktu.
Sayur-sayuran, buah-buahan dan gandum merupakan sumber serat yang baik.
Supaya bisa bekerja dengan baik, serat harus dikonsumsi bersamaan dengan sejumlah besar cairan.
OBAT-OBAT PENCAHAR
Banyak orang menggunakan obat pencahar (laksatif) untuk menghilangkan konstipasi.
Beberapa obat aman digunakan dalam jangka waktu lama, obat lainnya hanya boleh digunakan sesekali.
Beberapa obat digunakan untuk mencegah konstipasi, obat lainnya digunakan untuk mengobati konstipasi.
Golongan obat-obat pencahar yang biasa digunakan adalah:
  1. Bulking Agents
  2. Pelunak Tinja
  3. Minyak Mineral
  4. Bahan-bahan Osmotik
  5. Pencahar Perangsang.
  1. Bulking Agents. Bulking agents (gandum, psilium, kalsium polikarbofil dan metilselulosa) bisa menambahkan serat pada tinja.
    Penambahan serat ini akan merangsang kontraksi alami usus dan tinja yang berserat lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan.
    Bulking agents bekerja perlahan dan merupakan obat yang paling aman untuk merangsang buang air besar yang teratur.
    Pada mulanya diberikan dalam jumlah kecil.
    Dosisnya ditingkatkan secara bertahap, sampai dicapai keteraturan dalam buang air besar.
    Orang yang menggunakan bahan-bahan ini harus selalu minum banyak cairan.
  2. Pelunak Tinja. Dokusat akan meningkatkan jumlah air yang dapat diserap oleh tinja.
    Sebenarnya bahan ini adalah detergen yang menurunkan tegangan permukaan dari tinja, sehingga memungkinkan air menembus tinja dengan mudah dan menjadikannya lebih lunak.
    Peningkatan jumlah serat akan merangsang kontraksi alami dari usus besar dan membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tubuh.
  3. Minyak Mineral. Minyak mineral akan melunakkan tinja dan memudahkannya keluar dari tubuh.
    Tetapi bahan ini akan menurunkan penyerapan dari vitamin yang larut dalam lemak. Dan jika seseorang yang dalam keadaan lemah menghirup minyak mineral secara tidak sengaja, bisa terjadi iritasi yang serius pada jaringan paru-paru.
    Selain itu, minyak mineral juga bisa merembes dari rektum.
  4. Bahan Osmotik. Bahan-bahan osmotik mendorong sejumlah besar air ke dalam usus besar, sehingga tinja menjadi lunak dan mudah dilepaskan.
    Cairan yang berlebihan juga meregangkan dinding usus besar dan merangsang kontraksi.
    Pencahar ini mengandung garam-garam (fosfat, sulfat dan magnesium) atau gula (laktulosa dan sorbitol).
    Beberapa bahan osmotik mengandung natrium, menyebabkan retensi (penahanan) cairan pada penderita penyakit ginjal atau gagal jantung, terutama jika diberikan dalam jumlah besar.
    Bahan osmotik yang mengandung magnesium dan fosfat sebagian diserap ke dalam aliran darah dan berbahaya untuk penderita gagal ginjal.
    Pencahar ini pada umumnya bekerja dalam 3 jam dan lebih baik digunakan sebagai pengobatan daripada untuk pencegahan.
    Bahan ini juga digunakan untuk mengosongkan usus sebelum pemeriksaan rontgen pada saluran pencernaan dan sebelum kolonoskopi.
  5. Pencahar Perangsang. Pencahar perangsang secara langsung merangsang dinding usus besar untuk berkontraksi dan mengeluarkan isinya.
    Obat ini mengandung substansi yang dapat mengiritasi seperti senna, kaskara, fenolftalein, bisakodil atau minyak kastor.
    Obat ini bekerja setelah 6-8 jam dan menghasilkan tinja setengah padat, tapi sering menyebabkan kram perut.
    Dalam bentuk supositoria (obat yang dimasukkan melalui lubang dubur), akan bekerja setelah 15-60 menit.
    Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada usus besar, juga seseorang bisa menjadi tergantung pada obat ini sehingga usus menjadi malas berkontraksi (Lazy Bowel Syndromes).
    Pencahar ini sering digunakan untuk mengosongkan usus besar sebelum proses diagnostik dan untuk mencegah atau mengobati konstipasi yang disebabkan karena obat yang memperlambat kontraksi usus besar (misalnya narkotik).
Untuk pemilihan golongan obat pencernaan ini yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.

Obat Diare

OBAT DIARE

Diare adalah peningkatan volume, keenceran atau frekuensi buang air besar.
Diare yang disebabkan oleh masalah kesehatan biasanya jumlahnya sangat banyak, bisa mencapai lebih dari 500 gram/hari.
Orang yang banyak makan serat sayuran, dalam keadaan normal bisa menghasilkan lebih dari 500 gram, tetapi konsistensinya normal dan tidak cair.
Dalam keadaan normal, tinja mengandung 60-90% air, pada diare airnya bisa mencapai lebih dari 90%.
Pengobatan Diare merupakan suatu gejala, pengobatannya tergantung pada penyebabnya.
Kebanyakan penderita diare hanya perlu menghilangkan penyebabnya, misalnya permen karet diet atau obat-obatan tertentu, untuk menghentikan diare.
Kadang-kadang diare menahun akan sembuh jika orang berhenti minum kopi atau minuman cola yang mengandung cafein.
Untuk membantu meringankan diare, diberikan obat seperti difenoksilat, codein, paregorik (opium tinctur) atau loperamide.
Kadang-kadang, bulking agents yang digunakan pada konstipasi menahun (psillium atau metilselulosa) bisa membantu meringankan diare.
Untuk membantu mengeraskan tinja bisa diberikan kaolin, pektin dan attapulgit aktif.
Bila diarenya berat sampai menyebabkan dehidrasi, maka penderita perlu dirawat di rumah sakit dan diberikan cairan pengganti dan garam melalui infus.
Selama tidak muntah dan tidak mual, bisa diberikan larutan yang mengandung air, gula dan garam.
Untuk pemilihan golongan obat diare ini yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.
Uraian obat Diare
  1. Racecordil Anti diare yang ideal harus bekerja cepat, tidak menyebabkan konstipasi, mempunyai indeks terapeutik yang tinggi, tidak mempunyai efek buruk terhadap sistem saraf pusat, dan yang tak kalah penting, tidak menyebabkan ketergantungan. Racecordil yang pertama kali dipasarkan di Perancis pada 1993 memenuhi semua syarat ideal tersebut. Berdasarkan uji klinis didapatkan bahwa anti diare ini memberikan hasil klinis yang baik dan dapat ditoleransi oleh tubuh. Produk ini juga merupakan anti diare pertama yang cara kerjanya mengembalikan keseimbangan sistem tubuh dalam mengatur penyebaran air dan elektrolit ke usus. Selain itu, Hidrasec pun mampu menghambat enkephalinase dengan baik. Dengan demikian, efek samping yang ditimbulkannya sangat minimal.
  2. Loperamide Loperamide merupakan golongan opioid yang bekerja dengan cara emeperlambat motilitas saluran cerna dengan mempengaruhi otot sirkuler dan longitudinal usus. Obat diare ini berikatan dengan reseptor opioid sehingga diduga efek konstipasinya diakibatkan oleh ikatan loperamid dengan reseptor tersebut. Efek samping yang sering dijumpai ialah kolik abdomen, sedangkan toleransi terhadap efek konstipasi jarang sekali terjadi.
  3. Nifuroxazide Nifuroxazide adalah senyawa nitrofuran memiliki efek bakterisidal terhadap Escherichia coli, Shigella dysenteriae, Streptococcus, Staphylococcus dan Pseudomonas aeruginosa. Nifuroxazide bekerja lokal pada saluran pencernaan.
    • Aktifitas antimikroba Nifuroxazide lebih besar dari obat anti infeksi intestinal biasa seperti kloroyodokuin.
    • Pada konsentrasi encer (1 : 25.000) Nifuroxazide masih memiliki daya bakterisidal.
    Obat diare ini diindikasikan untuk dire akut, diare yang disebabkan oleh E. coli & Staphylococcus, kolopatis spesifik dan non spesifik, baik digunakan untuk anak-anak maupun dewasa.
  4. Dioctahedral smectite Dioctahedral smectite (DS), suatu aluminosilikat nonsistemik berstruktur filitik, secara in vitro telah terbukti dapat melindungi barrier mukosa usus dan menyerap toksin, bakteri, serta rotavirus. Smectite mengubah sifat fisik mukus lambung dan melawan mukolisis yang diakibatkan oleh bakteri. Zat ini juga dapat memulihkan integritas mukosa usus seperti yang terlihat dari normalisasi rasio laktulose-manitol urin pada anak dengan diare akut.

Antispasmodik

ANTISPASMODIK

Antispasmodik adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kejang pada saluran cerna yang mungkin disebabkan diare, gastritis, tukak peptik dan sebagainya
  1. Hyoscine Obat ini beraksi pada sistem saraf otonom dan mencegah kejang otot. Obat ini biasa digunakan untuk pra pengobatan untuk mengosongkan secresi paru-paru. Obat ini juga digunakan untuk pengobatan tukak lambung.
  2. Clidinium Kombinasi chlordiazepoxide dan clidinium bromide digunakan untuk mengobati lambung yang luka dan teriritasi. Obat ini membantu mengobati kram perut dan abdominal. Chlordiazepoxide dapat menyebabkan kecanduan. Meskipun demikian, sewaktu mengkonsumsi chlordiazepoxide dan clidinium bromide, jangan minum dengan dosis besar atau minum lebih lama dari yang dokter resepkan. Toleransi mungkinterjadi karena pemakaian jangka panjang atau berlebihan yang membuat pengobatan kurag efektif. Obat ini harus dikonsumsi secara teratur agar pengobatannya efektif. Jangan lewatkan dosis walaupun anda pikir anda tak membutuhkannya. Jangan konsumsi kombinasi obat ini lebih dari 4 bulan atau menghentikan pengobatan tanpa konsultasi ke doakter anda terlebih dahlu. Penghentian obat yang mendadak akan memeperparah kondisi penyakit anda dan menimbulkan gejala withdrawal symptoms (anxiousness, sleeplessness, and irritability).
  3. Mebeverine Obat ini digolongkan sebagai obat antispasmodic. Mebeverine digunakan untuk mengobati kram dan kejang pada perut dan usus. Mebeverine khususnya digunakan dalam pengobatan irritable bowel syndrome (IBS) dan konsisi sejenis. Di Indonesia Mebeverine hanya tersedia dalam bentuk tablet.
  4. Papaverine Papaverine digunakan untuk meningkatkan peredaran darah pada pasien dengan masalah sirkulasi darah. Papaverine bekerja dengan merelaksasi saluran darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah ke jantung dan seluruh tubuh. Papaverine adalah golongan alkaloid opium yang diindikasikan untuk kolik kandungan empedu dan ginjal dimana dibutuhkan relaksasi pada otot polos, emboli perifer dan mesenterik. Sediaannya selain tunggal juga ada yang dikombinasi dengan obat Metamizole
  5. Timepidium Timepidium diindikasikan untuk sakit akibat spasme/kejang otot halus yang disebabkan oleh gastritis (radang lambung), ulkus peptikum, pankreatitis, penyakit kandung empedu dan saluran empedu, lithangiuria.
    Di Indonesia ada dalam bentuk sediaan oral tablet dan injeksi.
  6. Pramiverine Pramiverine diindikasikan untuk spasme/kejang dan kolik yang terasa sangat sakit pada saluran pencernaan, saluran empedu, dan saluran kemih, dismenore (nyeri perut pada saat haid), nyeri setelah operasi.
    Di Indonesia ada dalam bentuk sediaan oral tablet dan injeksi.
  7. Tiemonium Tiemonium Methylsulfate adalah obat antispasmodic antikolinergik sintetis. Tiemonium mengurangi kejang otot pada usus, bilari, kandung kemih, dan uterus. Tiemonium diindikasikan untuk nyeri pada penyakit gastrointestinal dan biliary and seperty gastroenteritis, diare, disentri, biliary colic, enterocolitis, cholecystitis, colonopathies.
Untuk pemilihan golongan obat pencernaan ini yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.

Obat Kembung

Regulator GIT, Antiinflamasi & Antiflatulen (Obat Kembung)

Pada kelompok obat ini adalah obat-obat yang berfungsi sebagai:
  • Pengatur fungsi dan gerak dari gastrointestinal atau sering disebut regulator GIT
  • Obat kembung atau antiflatulen digunakan untuk meteorisme.
  • Anti radang atau pembengkakan pada saluran cerna atau disebut antiinflamasi
Obat golongan ini lebih lanjut kita sebut saja sebagai obat kembung. Obat kembung yang beredar di Indonesia adalah :
  1. Cisapride. Cisapride adalah obat yang meningkatkan pergerakan atau kontraksi dari lambung dan usus. Obat ini digunakan untuk mengobati gejala seperti kembung yang disebabkan kembalinya asam lambung ke esophagus.
  2. Dimethicone dan derivatnya Dimethicone mempunyai nama lain dimethylpolysiloxane. Derivatnya adalah simethicone yang merupakan campuran polydiethylpolysiloxane. Merupakan obat antifoaming yang diperuntukan untuk mengurangi kembung, ketidaknyamanan dan sakit yang disebabkan kelebihan gas pada saluran cerna dan usus. Cara kerjanya dengan menurunkan tegangan permukaan dari gas sehingga buih di dalam pencernaan membentuk gelembung yang besar yang mudah dikeluarkan oleh tubuh.
    Bentuk sediaan yang ada adalah tablet, kapsul dan cairan suspensi.
    Obat ini tidak diserap oleh tubuh ke aliran darah, sehingga relatif aman, efek samping hanya berupa konstipasi, diare dan nyeri perut.
  3. Clebopride Diindikasikan untuk mual & muntah yang disebabkan berbagai hal baik obat maupun penyakit.
  4. Metoclopramide Metoclopramide merupakan benzamida tersubstitusi yang merangsang motilitas saluran pencernaan makanan tanpa mempengaruhi sekresi lambung, empedu atau pankreas.
    Metoclopramide mempunyai aktivitas parasimpatomimetik dan mempunyai sifat antagonis reseptor dopamin dengan efek langsung pada kemoreseptor "trigger zone".
    Metoclopramide kemungkinan juga mempunyai sifat antagonis reseptor serotonin.
  5. Domperidone Domperidone merupakan antagonis dopamine yang mempunyai kerja antiemetik prokinetik, dengan efek seperti metoclopramide. Karena tidak menembus aliran darah reaksi ekstrapiramidial jarang sekali terjadi.
    Pemberian peroral domperidone menambah lamanya kontraksi antral dan duodenum, meningkatkan pengosongan lambung dan tekanan pada esofagus sprinkter.
  6. Hyoscine Merupakan alkaloid yang bersifat antikolinergik dengan fungsi untuk gangguan kontraksi saluran pencernaan, kandung empedu, saluran kemih dan saluran alat kelamin wanita.
    Sediaannya biasanya dikombinasi dengan metampiron atau paracetamol.
  7. Mesalazine Mesalazine termasuk golongan obat aminosalisilat. Oabt ini digunakan untuk mengurangi pembengkakan pada radang usus besar. Akibat radang usus besar terjadinya pembengkakan dan pendarahan apda usu besar yang menyebabkan gejala sakit pada abdominal dan diare bercampur darah, nanah dan lendir. Mesalazine bekerja dengan mengurangi pembengkakan pada usus, sehingga mengurangi gejala yang disebabkan penyakit.
Untuk pemilihan golongan obat pencernaan ini yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.

Obat Maag

OBAT MAAG

Obat maag sangat banyak macamnya tergantung penyebab dan gejala dari sakit maag/gastritis yang terjadi. Obat maag biasa terbagi sebagai berikut
  1. Obat maag jenis pengurang asam lambung/antasida
  2. Obat maag jenis penyembuh luka lambung/ antiulserasi
  3. Obat maag anti kembung/antiflatulen
  4. Obat maag anti kejang/antispasmodik
  5. Obat maag anti pembengkakan/antiinflamasi
  6. Obat maag pengatur pencernaan/regulator gastro intestinal
  7. Antibiotika
Yang semuanya bisa tunggal atau kombinasi tergantung penyakit maag.
Jenis Sakit Maag dan Obat Maag-nya

  1. Gastritis bakterialis biasanya merupakan akibat dari infeksi oleh Helicobacter pylori (bakteri yang tumbuh di dalam sel penghasil lendir di lapisan lambung). Tidak ada bakteri lainnya yang dalam keadaan normal tumbuh di dalam lambung yang bersifat asam, tetapi jika lambung tidak menghasilkan asam, berbagai bakteri bisa tumbuh di lambung. Bakteri ini bisa menyebabkan gastritis menetap atau gastritis sementara.
    Maka obat maag yang sering diberikan mengandung bismuth atau antibiotik (misalnya amoxicillin dan claritromycin) dan obat anti-tukak (omeprazole).
  2. Gastritis karena stres akut, merupakan jenis gastritis yang paling berat, yang disebabkan oleh penyakit berat atau trauma (cedera) yang terjadi secara tiba-tiba. Cederanya sendiri mungkin tidak mengenai lambung, seperti yang terjadi pada luka bakar yang luas atau cedera yang menyebabkan perdarahan hebat. Setelah penyebabnya (penyakit berat, cedera atau perdarahan) berhasil diatasi tanpa obat maag.
    Tetapi sekitar 2% penderita sakit maag/gastritis karena stres akut mengalami perdarahan yang sering berakibat fatal.
    Karena itu dilakukan pencegahan dengan memberikan obat maag jenis antasida (untuk menetralkan asam lambung) dan obat maag jenis anti-ulkus yang kuat (untuk mengurangi atau menghentikan pembentukan asam lambung).
    Perdarahan hebat karena sakit maag/gastritis akibat stres akut bisa diatasi dengan menutup sumber perdarahan pada tindakan endoskopi.
  3. Gastritis erosif kronis bisa merupakan akibat dari:
    • bahan iritan seperti obat-obatan, terutama aspirin dan obat anti peradangan non-steroid lainnya
    • penyakit Crohn
    • infeksi virus dan bakteri.
    Gastritis ini terjadi secara perlahan pada orang-orang yang sehat, bisa disertai dengan perdarahan atau pembentukan ulkus (borok, luka terbuka). Paling sering terjadi pada alkoholik. Sakit maag/Gastritis erosif kronis bisa diobati dengan obat maag jenis antasida.
    Penderita sebaiknya menghindari obat tertentu (misalnya aspirin atau obat anti peradangan non-steroid lainnya) dan makanan yang menyebabkan iritasi lambung.
    Misoprostol mungkin bisa mengurangi resiko terbentuknya ulkus karena obat anti peradangan non-steroid.
  4. Gastritis eosinofilik bisa terjadi sebagai akibat dari reaksi alergi terhadap infestasi cacing gelang. Eosinofil (sel darah putih) terkumpul di dinding lambung. Untuk meringankan penyumbatan di saluran keluar lambung pada gastritis eosinofilik, bisa diberikan obat maag dengan jenis kortikosteroid atau dilakukan pembedahan.
  5. Gastritis sel plasma merupakan gastritis yang penyebabnya tidak diketahui. Sel plasma (salah satu jenis sel darah putih) terkumpul di dalam dinding lambung dan organ lainnya. Obat maag untuk masalah ini dengan obat maag jenis anti ulkus yang menghalangi pelepasan asam lambung

Selasa, Maret 8

Obat Intravena dan Cairan Steril lainnya

Nama Obat Kemasan
 
•ALBAPURE 20 Infus 20 gram x 100 ml.
•ASERING-5 Larutan 500 ml.
•EXPAFUSIN Infus 500 ml x 10's.
•HAEMACCEL Larutan infus 3,5 % x 500 ml (dengan infusion set).
•HUMAN ALBUMIN 20 % BEHRING Infus 20 % x 50 mL.
 
•HUMAN ALBUMIN 20 % BEHRING Infus 20 % x 100 mL.
•MARTOS 10 INJECTION Injeksi 10 % x 1000 mL.
•PLASBUMIN-25 (HUMAN VENOUS PLASMA ALBUMIN) Infus 25 % x 20 mL.
•PLASBUMIN-25 (HUMAN VENOUS PLASMA ALBUMIN) Infus 25 % x 50 mL.
•PLASBUMIN-25 (HUMAN VENOUS PLASMA ALBUMIN) Infus 25 % x 100 mL.
 
•PLASMANATE (PLASMA PROTEIN FRACTION, HUMAN) Infus 5 gram/100 mL x 250 mL.
•POTACOL-R Infus 500 mL.
•SODIUM BICARBONATE 8,4 % PFRIMMER Larutan 8,4 % x 100 mL x 10's.
•SODIUM BICARBONATE 8,4 % PFRIMMER Larutan 8,4 % x 100 mL x 1's.
•TRIPAREN NO. 2 Infus 500 mL.
 
•TRIPAREN NO. 1 Infus 500 mL.
•TUTOFUSIN OP S Infus 500 mL x 10's.
•FIMALBUMIN Vial 100 mL.
•OTSUTRAN 40 Larutan Infus 500 mL.
•FIMALBUMIN Vial 20% x 50 mL
 
•FIMA HES 200 Larutan Infus 6 % x 500 mL x 10's.
•GLUKOSA 5% DAN NATRIUM KLORIDA 0.225% Larutan Infus 500 mL x 1
•GLUKOSA 5% DAN NATRIUM KLORIDA 0.45% Larutan Infus 500 mL x 1
•GLUKOSA 5% Larutan Infus 500 mL x 1
•GLUKOSA 10% Larutan Infus 500 mL x 1
 
•PLASBUMIN-5 Larutan Infus 5% x 250mL
•PLASBUMIN-20 Larutan Infus 20% x 50mL
•PLASBUMIN-20 Larutan Infus 20% x 100 mL
•NUTRACARE JOINT FORMULA Botol 30 tablet.
•NUTRACARE CORAL CALCIUM + MINERALS Botol 30 tablet.
 
•ROBUMIN 20 % Vial 50 ml
•ROBUMIN 20 % Vial 100 ml
•ROBUMIN 25 % Vial 50 ml
•ADONA (AC-17) Ampul 10 mg/ml x 2 mL x 10 ampul.
•NUTRACARE ENZYME PLUS Botol 30 Vegecaps
 
•ASCENSIA™ ENTRUST METER PACKS ( Blood Glucos 
•ASCENSIA ENTRUST STRIPS 50'S ( Blood Glucose Test 50's/botol, 1 buah card code
•ASCENSIA ELITE STRIPS 50'S (Blood Glucose Test Strips) 50's/botol, 1 buah card code
•ASCENSIA ENTRUST CONTROL level 1&2 ( Blood Glucose Test ) 1 botol serum control level 1 & 1 botol serum control level 2
•REMICADE Vial 100 mg x 1 biji
 
•AMINORAL Kaplet salut selaput 100 biji.
•ALBUMIN-HUMAN 20% Injeksi 200 gram/liter x 50 ml.
•ALBURAAS Infus 20% x 100 ml.
•ALBUMIN-HUMAN 20% Injeksi 200 gram/liter x 100 ml.
•TUTOFUSIN OP S Infus 500 mL x 1's.
 
•NUTRACARE VITAMIN C 500 Tablet 30's.
•NUTRACARE VITAMIN E 400 Softgel 30's.
•NUTRACARE ECHINACEA EXTRACT Softgel 30's.
•NUTRACARE EVENING PRIMEROSE OIL 500 Softgel 30's.
•NUTRACARE CAL MAG CITRATE 2:1 WITH VITAMIN D 200 Tablet 30's.
 
•NUTRACARE FLAX SEED OIL Softgel 30's.
•NUTRACARE OMEGA 3-6-9 1200 MG Softgel 30's.
•NUTRACARE ODOURLESS GARLIC Kapsul 30's.
•NUTRACARE WILD ALASKAN SALMON OIL Softgel 30's.
•NUTRACARE MULTIVITAMIN ONE PER DAY Tablet 30's.
 
•NUTRACARE GRAPE SEED 30 kapsul
•FIMA HES 200 ASKES Infus 500 ml x 1's.
•EXPAFUSIN Infus 500 ml x 1's.
•ALBAPURE 20 Infus 10 gram x 50 ml.
•CEALB Vial 95% x 50 mL
 
•CEALB Vial 95% x 100 mL
•DIPEPTIVEN Larutan Infus 50 mL
•DIPEPTIVEN Larutan Infus 100 mL
•DIPEPTIVEN Larutan Infus 250 mL
•OCTALBIN Solution 20% x 50 ml.
 
•OCTALBIN Solution 20% x 100 ml.
•OCTALBIN Solution 25% x 50 ml.
•OCTALBIN Solution 25% x 100 ml